Tugas pertama
Bab 2 dan 3 Bab 9
Bab 4 Ukuran Pemusatan
Bab 5 Ukuran Penyebaran.
Bab 6 Momen ...
Bab 7 Distribusi
BAB 6
Momen, Kemiringan,
& kurtosis
KEMIRINGAN
Kemiringan (skewnes)
merupakan derajat ketidaksimetrian (keasimetrian), atau dapat juga
disefinisikan sebagai penyimpangan dari kesimetrian dari suaru distribusi. Jika
suatu kurva frekuensi (polygon frekuensi yang terhaluskan) dari suatu
distribusi memiliki ekor kurva yang lebih panjang ke arah sisi kanan
dibandingkan ke arah sisi kiri dari nilai maksimum tengah, maka distribusi ini
lebih dikenal dengan nama distribusi miring ke kanan atau memiliki kemiringan
positif. Untuk kondisi sebaliknya, distibusi dikenal dengan distribusi miring ke
kiri atau kemiringan negatif.
Gambar
1
Untuk distribusi
miring, mean akan cendrung berada pada sisi yang sama dengan modus di ekor
kurva yang lebih panjang (lihat gambar 1). Jadi ukuran kesimetrian dapat
diperoleh dari selisih atau perbedaan nilai mean dan modus: mean – modus.
Ukuran ini dapat dibuat menjadi ukuran tanpa dimensi atau satuan jika kita
membandingnya dengan suatu ukuran dispersi, seperti misalnya deviasi standar.
Tingkat kemiringan suatu kurva (skewness), ditentukan dengan menggunakan rumus
(formulasi) sebagai berikut:
dengan Mean : Rata-rata
Mo :
Modus
Me :
Median
S :
Simpangan baku
Bila :
Untuk data
tunggal :
Untuk data
berkelompok :
Cara koding :
-
α=0, distribusi
datanya simetri
-
α<0,
distribusi datanya miring ke kiri
-
a>0,
distribusi datanya miring ke kanan
2.
Momen :
Bila :
-
α=0, distribusi
datanya simetri
-
α<0,
distribusi datanya miring ke kiri
-
a>0,
distribusi datanya miring ke kanan
3.
Bowley :
Bila :
-
atau maka α=0 dan distribusi datanya simetri
-
maka α=1 dan distribusi datanya miring ke
kanan
-
maka α=-1 dan distribusi datanya miring ke
kiri
KERUNCINGAN
Rumus untuk mencari keruncingan :
Untuk data
tunggal :
Rumus Persentil
:
Untuk data
berkelompok :
Cara koding :
Kurtosis/keruncingan adalah
derajat kepuncakan suatu distribusi, biasanya diambil relatif terhadap distribusi normal. Ukuran
keruncingan adalah suatu besaran yang digunakan untuk menentukan apakah
sekumpulan data derajat kepuncakan leptokutik (lancip), normal atau platikurtik
(tumpul). Tingkat keruncingan suatu kurva (kurtosis) memiliki 3 jenis, yaitu :
1.
Leptokurtis (puncak relative tinggi)
2.
Mesokurtis (puncak normal)
3.
Platikurtis (puncak relative rendah)
dengan k = koefisien kurtosis
persentil
Q1 = kuartil pertama
Q3 = kuartil ketiga
P90 = persentil ke-90
P10 = persentil ke-10
Bila : k = 0,263 maka keruncingan
distribusi datanya mesokurtis
k > 0,263 maka keruncingan distribusi
datanya leptokurtis
k < 0,263 maka keruncingan distribusi
datanya platikurtis
Bila : α = 3 maka keruncingan distribusi datanya mesokurtis
α > 3 maka keruncingan distribusi datanya
leptokurtis
α < 3 maka keruncingan distribusi datanya
platikurtis


Tidak ada komentar:
Posting Komentar